Tak
semua orang memiliki keberanian untuk mencoba sesuatu yang penting dalam
hidupnya. Keraguan dan ketakutan menjadi penghambat bagi kita untuk mencoba. Bayangan
akan kesalahan membuat orang minder dan enggan untuk memulai. Takut untuk
menerima penilaian orang lain membuat kita sulit melangkah untuk mencoba sesuatu
yang baru atau penting dalam hidup kita. Itulah kita dan kadang seperti itu.
Perlu
diketahui atau sekedar refrensi bagi kita bahwa semua penemuan spektakuler yang dilakukan para ilmuwan tersohor didunia
ini atau teori-teori baru tentang kehidupan ini baik dibidang iptek maupun
dibidang ekonomi, sosial dan budaya dilakukan melalui uji coba yang
berulang-ulang, bahkan berkali-kali hingga ratusan kali. Setelah berulang-ulang
akhirnya berhasil dan memberi arah bagi pergerakan zaman. Tapi kadang juga
mereka gagal, tapi mereka tak pernah menyesal. Tapi yang jelas mereka sudah
pernah mencoba.
Jika
saja penemuan spektakuler di dunia ini, entah teori-teori baru maupun lama
melalui uji coba yang berulang-ulang, lalu kenapa kita takut mencoba? Takut
salah? Takut dicibir? Takut dinilai gagal atau tidak baik?
Go
ahead!!! Hidup adalah sebuah proses. Proses dari tiada menjadi ada. Proses dari
tidak tahu menjadi tahu. Proses dari kurang paham menjadi paham. Proses dari
tidak mengerti menjadi mengerti. Atau boleh dikata hidup ini adalah belajar.
Belajar untuk memahami, belajar untuk mengenal, belajar untuk mengetahui dan
belajar untuk berkembang dan maju. Jika tidak maka sejati kita tak pernah
berkembang. Kita akan menjadi manusia yang kaku, statis dan konsumtif. Dan
manusia yang hanya mengikuti apa teori dan kata orang lain.
So
jangan pernah takut mencoba. Lebih baik mencoba daripada duduk diam dan tak
pernah lakukan apapun. Air yang terus menerus dan berulang-ulang menetes diatas
wadas, pasti wadas itu akan pecah juga. Begitulah hidup. Keberanian untuk
mencoba. Keberanian untuk untuk menerima kritikan dan penilaian adalah sesuatu
yang luar biasa. Penilaian itu bagai cemeti yang membuat kita maju. Tak ada
yang sulit asalkan kita berani untuk memulai.
![]() |
| foto: ilustrasi |
#ket. Foto: Ilustrasi

No comments:
Post a Comment