Sunday, March 27, 2016

POTENSI LESTARI PERIKANAN RAJA AMPAT SEBESAR 590.600 TON/TAHUN



Nama Raja Ampat tidak saja memiliki potensi di bidang Pariwisata, tetap kabupaten yang saat ini memasuki usia 13 tersebut juga memiliki potensi perikanan yang luar biasa.

Bayangkan. Catatan Dinas Kelautan dan Perikanan Raja Ampat menunjukkan bahwa potensi lestari perikanan tangkap perairan Raja Ampat sebesar 590.600 ton/tahun dengan jumlah tangkapan yang diperbolehkan sekitar 472.000 ton/tahun. Dan selama ini perikanan tangkap tersebut 80%  adalah masyarakat Raja Ampat dan beberapa yang datang dari Kota Sorong atau pun Kabupaten Sorong.

Menurut Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Raja Ampat, Rio Bartolomeus Imbir, S.Pi, sejauh ini  sumberdaya yang telah dimanfaatkan sekitar 38.000 ton/tahun, sehingga peluang pemanfaatan masih sekitar 434.000 ton/tahun.

Hal tersebut merupakan kesempatan bagi nelayan setempat untuk meningkatkan perekonomian dengan tetap menjaga kelestarian sumberdaya perikanan

“Ini merupakan peluang investasi yang besar bagi masyarakat Raja Ampat,” kata Rio Bartolomeus.

Lebih lanjut ia menjelaskan perairan Raja Ampat sangat cocok kegiatan budidaya seperti budidaya ikan-ikan karang (Kerapu dan Napoleon), rumput  laut, mutiara dan teripang.

Sekedar diketahui, perairan Raja Ampat merupakan perairan terkaya dan terlengkap di dunia  dengan Keanekaragaman Hayati Laut. Berikut adalah jenis-jenis ekosistem perairan Raja Ampat Karang Keras : 553 jenis (70 %), Ikan Karang  : 1,427 jenis, Kerang-kerangan : 699 jenis, Ikan Endemik :15 jenis, Paus dan Lumba2,  15 jenis, Duyung : 1 jenis, Penyu : 5 jenis, berbagai jenis Pari (Manta), Berbagai jenis Hiu unik : Wobbegong dan “Kalabia (Hiu berjalan)”, dan berbagai jenis kuda laut.

No comments:

Post a Comment