Monday, November 2, 2015

MANDEKBYA SEBUAH ORGANISASI

Daripada melamun (bagian1)

MANDEKNYA SEBUAH ORGANISASI

Peran organisasi sosial kemasyarakatan saat ini semakin penting. Selain untuk kemajuan anggotanya tetapi juga untuk menopang proses pembangunan yang ada. Namun tidak jarang banyak organisasi sosial yang dalam menjalankan peran dan fungsinya tidak dijalankan dengan baik karena kesalahan dalam mengelola organisasi tersebut. Salah satu penyebabnya adalah metode atau gaya kepemimpinannya. Bahkan krisis ini tidak saja terjadi pada organisasi sosial yang baru tumbuh tetapi malah sering juga terjadi dalam organisasi  tua misalnya organisasi keagamaan atau organisasi kegiatan moral lainnya. 

Berikut refleksi penulis terkait masalah atau penyebab mandeknya organisasi dalam edisi daripada melamun bagian 1

1. Mekanisme pemilihan pengurus yang salah.

Banyak pihak menganggap hal ini sepele tapi sebenarnya ini sangat urgent. Sebab ini merupakan cikal bakal maju mundurnya organisasi tersebut tetapi juga akan menjadi penyebab pokok yang melahirkan masalah-masalah dalam organisasi. Jika cara atau metodenya yang salah maka perjalanan organisasi itu pasti salah. Pemilihan pengurus yang salah itu misal tidak melalui mekanisme pemilihan yang demokratis. Ada intimidasi, tidak jujur, calon lakukan intimidasi konstituen.

2. Mentalitas preman. 

Metode pemilihan yang salah bukan tak mungkin melahirkan pemimpin yang bermental preman. Ciri Khas pemimpin bermental preman adalah pemimpin yang tidak tahu bicara, cepat tersinggung, menyelesaikan masalah dengan fisik (pukul), tidak menggunakan rasio atau nalar, sering pukul dan banting meja saat rapat. Akhirnya karena pemimpinnya bermental preman maka semua masalah dalam organisasi tersebut diselesaikan dengan cara2 preman...

3. Tidak mendengarkan

Hal ini juga sepele tapi besar pengaruhnya. Pemimpin yang tidak mendengarkan berdampak besar pengaruhnya dalam sebuah organisasi. Jika suara anggota tidak didengarkan maka lambat laun anggota merasa bahwa mereka tidak dibutuhkan maka muncullah sikap apatis. Masa bodoh acuh tak acuh dengan organisasi tersebut. Salah satu ciri pemimpin yang tidak mendengarkan adalah emosional saat menerima pendapat orang lain atau marah-marah, jarang bahkan tidak pernah membuat rapat rutin karena takut dikritik dan dievaluasi.

4. Tidak memiliki rencana kerja yang jelas

Organisasi yang baik adalah organisasi yang memiliki rencana dan management kerja yang baik. Rencana itu mencakupi perencanaan, pelaksanaan, evalusi dan monitoring. Organisasi yang  tidak memiliki rencana kerja yang jelas akan bermuara pada kehancuran. Karena organisasi adalah kumpulan orang-orang yang terikat dalam regulasi yg sama untuk mencapai tujuan bersama.

Tujuan bersama itu diurai dalam rencana kerja yang jelas berdasakan usulan bersama serta sesuai kebutuhan bersama. Bukan untuk kepentingan pribadi. Apalagi mencari popularitas diri. Karena tak jarang banyak pihak dewasa ini memanfaatkan organisasi sosial bahkan hingga ke organisasi agama untuk mencari popularitas diri.  (Bersambung)........ _____bandara Sultan Hasanudin 03 November 2015.

No comments:

Post a Comment